Pelatihan Assertive Communications Skills

Pelatihan Assertive Communications Skills

pada pelatihan Assertive Communications Skills ini akan dibahas bagaimana cara berkomunikasi secara asertif yang baik dengan menggunakan teknik verbal serta visual. dibutuhkan sesudah mengikuti pelatihan ini, Anda dapat menjadi pribadi yang mempunyai jiwa asertif, yakni dapat berkata apa yang Anda inginkan, tanpa membentuk versus bicara merasa tersudutkan.

Pelatihan Assertive Communications Skills

training Assertive Communications Skills

Mempertahankan perilaku positif pada berkomunikasi ialah hal penting yang wajib diperhatikan bagi siapa saja yang menginginkan terjadinya kominikasi 2 arah yang baik, tanpa adanya satu pihak yg salah menginter pretasikan pesan yang kita maksud. oleh karena itu keterampilan berkomunikasi secara asertif sangatlah diharapkan pada hal ini, yaitu bagaimana cara berkomunikasi yg tidak menyerang lawan bicara.

Bagi anda yang ingin mengadakan In-House training atau ingin mengikuti pelatihan Assertive Communications Skills ini, anda bisa menghubungi nomer admin kami dibawah ini.

Dendi: 0813-9174-4490 (Telkomsel)

Ikuti Juga: Pelatihan Analisis Beban Kerja dan Analisis Jabatan

Materi Pelatihan Assertive Communications Skills

1. Manfaat bersikap asertif
2. Mengapa asertif diperlukan
3. Tiga cara komunikasi :
+ Pasif
+ Asertif
+ Agresif
4. Cara komunikasi asertif dengan menggunakan teknik verbal dan visual
5. Cara mengaplikasikan assertiveness di tempat kerja
6. Menghadapai konflik dengan cara asertif
7. Memahami ketrampilan mengirim dan menerima pesan
8. Ketrampilan berkomunikasi yang asertif

Definisi Assertive Communications Skills

Bersikap asertif adalah keterampilan komunikasi yang berada di tengah-tengah antara kepasifan dan agresivitas . Ini sering membingungkan (ketika seharusnya tidak) dengan yang terakhir, karena ketegasan menyiratkan mempertahankan posisi kita dengan tegas dan terus-menerus.

Namun, ketegasan lebih dari sekadar mengekspresikan sudut pandang kita. Ini jelas merupakan keterampilan komunikasi yang harus kita kembangkan.

Ketika kita berinteraksi dengan orang lain secara teratur, kita cenderung mengadopsi sikap agresif atau pasif. Mengekspresikan diri secara tidak tepat seringkali merupakan hasil dari kurangnya kepercayaan diri. Namun, ketegasan tidak dianggap pasif atau agresif, melainkan perilaku yang seimbang.

Apa itu Bersikao Asertif?

Bersikap asertif berarti mengekspresikan pikiran dan perasaan seseorang dengan cara yang jujur, langsung dan benar . Itu berarti menghormati pemikiran dan keyakinan orang lain, sementara kita mempertahankan milik kita sendiri.

Mengekspresikan perasaan dan keinginan yang memadai membutuhkan keterampilan pribadi dan interpersonal yang penting. Dalam interaksi kita dengan orang lain, apakah di rumah, di tempat kerja, atau dengan klien atau kolega, ketegasan dapat membantu kita mengekspresikan diri dengan jelas, terbuka dan wajar , tanpa perlu mengabaikan orang lain dalam prosesnya.

Perilaku Pasif/Perilaku Asertif

Pelatihan Assertive Communications Skills

Mengidentifikasi perilaku pasif atau tidak tegas itu sederhana: orang yang berperilaku seperti ini terus mencari untuk menyenangkan dan memenuhi keinginan orang lain . Mereka memiliki kebutuhan yang kuat untuk dihargai, sehingga tindakan mereka semata-mata difokuskan untuk menyenangkan orang lain, mengambil risiko merusak hak-hak individu dan kepercayaan diri.

Jenis perilaku ini ditandai dengan meninggalkan tanggung jawab di tangan orang lain dan menerima kepemimpinan dan pengambilan keputusan sebagai gantinya.

Cara terbaik untuk memperbaiki perilaku ini adalah belajar bagaimana mengatakan “tidak” , jika kita pada suatu saat ditugaskan dengan pekerjaan yang tidak memiliki waktu atau dari mana kita tidak dapat memperoleh manfaat.

Ikuti Juga: Pelatihan Analisis Permasalahan Hukum Perbankan

Metode Training Assertive Communications Skills

Pada training Assertive Communications Skills ini, akan menggunakan metode Kuliah singkat,tanya jawab, diskusi kelompok, perorangan dan individual exercise dan studi kasus. Diharapkan dengan metode yang kami gunakan ini, para peserta bisa dengan cepat memahami materi yang akan disampaikan oleh instruktur.

Peserta

Pelatihan Assertive Communications Skills ini bisa di ikuti oleh Director, Manager dan Staff Semua Divisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *