Pelatihan Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

Pelatihan Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

Banyak sekali riset mengatakan bahwa pelatihan Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan serta kapasitass diri. Sebagaian besar orang yang sudah mengikuti training mengatakan bahwa sangat bermanfaat dalam mengembangkan diri dan skil. Tentunya ini akan meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dalam bekerja di perusahaan.

Pelatihan Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

training Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

Mulai diberlakukannya penerapan IFRS (International Financial Reporting Standard) di Indonesia dan dibentuknya Kantor Pelayanan Pajak Khusus untuk pertambangan migas dan non migas per 1 April 2012, telah membawa dampak yang cukup signifikan dalam pengelolaan akuntansi diperusahaan pertambangan.

Berbagai perubahan aturan yang ada tentunyaakanberdampakpada sistem pencatatan akuntansi dan perpajakannya. Pajak dan Laporan Keuangan Perusahaan merupakan dua hal penting yang mempunyai peran besar dalam keberlangsungan perusahaan.

Fungsi laporan keuangan ibaratnya sebagai score board tentang pencapaian profit perusahaan, dan pajak merupakan kewajiban kepada negara yang tidak bisa disepelekan karena kalau terjadi kesalahan pencatatan bisa fatal akibatnya.

Ikuti Juga: Pelatihan Aplikasi Akuntansi Perpajakan Penyusunan Laporan Keuangan

Materi Training Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

Outline Materi:
1. Prinsip Dasar Akuntansi Pertambangan

2. PSAK 33 : Akuntansi Pertambangan Umum
• Pendahulian: Tujuan & Ruang Lingkup
• Pengakuan Dan Pengukuran
• Penyajian
• Pengungkapa N
• Tanggal Efektif
• Penarikan

3. PSAK 29 : Akuntansi Minyak dan Gas Bumi
• Karakteristik Akuntansi Minyak dan Gas Bumi
• Ruang Lingkup dan Penerapan
• Akuntansi Eksplorasi
• Akuntansi Pengembangan
• Akuntansi Produksi
• Akuntansi Pengolahan
• Akuntansi Pemasaran
• Akuntansi Lain-lain

4. PSAK 13 : Akuntansi untuk Investasi

5. Pajak pertambangan migas terkait dengan Peraturan Pemerintah No. 79/2010 dan PerDirjen Pajak No. PER-28/PJ/2011

6. Jenis Pengenaan Pajak pada Industri Pertambangan

7. Dampak peraturan baru Terhadap Perpajakan Pertambangan

8. Tax Planning Perpajakan Pertambangan

9. Contoh-contoh kasus dan pembahasannya

Pengertian IFRS

training Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

IFRS sendiri merupakan singkatan dari International Financial Reporting Standarts atau jika diartikan adalah standar pelaporan keuangan internasional. IFRS ialah suatu bagian dari akuntansi internasional yang mana berguna untuk mengatur informasi keuangan.

di Indonesia, standar akuntansi yg dipergunakan buat menyusun laporan keuangan yg mempunyai akuntabilitas publik signifikan ialah PSAK (Pernyataan standar Akuntansi Keuangan). standar ini ialah kumpulan dari banyak sekali standar Akuntansi pada dunia serta telah disesuaikan untuk dipergunakan di Indonesia.

Praktik akuntansi di setiap negara berbeda-beda, ini dikarenakan adanya imbas lingkungan, ekonomi, sosial dan politis di masing-masing negara tadi. Adanya tuntutan globalisasi atau tuntutan buat menyamakan persepsi akuntansi pada setiap negara mengakibatkan keluarnya standar Akuntansi Internasional yang lebih dikenal dengan IFRS (International Financial Reporting Standards).

Ini bertujuan buat memudahkan proses rekonsiliasi bisnis pada usaha lintas negara.

Ikuti Juga: Pelatihan Aplikasi Akuntansi Perpajakan dalam Penyusunan Laporan Keuangan

Peserta Training Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

Business Analyst, Risk Management Function, Managerial level in oil and gas industries.

Untuk informasi mengenai pelatihan Pajak dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan atau ingin mengadakan IN-House Training bisa langsung menghubungi nomer admin kami di 0813-9174-4490 (Dendi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *